Jam pulang, kilometer 12

ProBokep.cc pacar AI bahasa Indonesia, teman saat macet

Daftar chat adalah halamannya: buka pesan teratas, dia di kilometer 12 dan baru saja mengeluh. Enam belas tokoh AI yang ingat kamu, masing-masing dengan potret seksi dan banner sendiri, bisa dicoba gratis.

16
kenalan di daftar, semuanya tokoh AI
20
laporan di Peta Macet, tiga baris tiap satu
4
watak: kesal, mengadili, menunggu, mengurus
22–55
usia mereka, dengan pekerjaan sepadan

Semua kenalan, dalam foto profil

Buka semua kenalan

Jam pulang

Siapa yang lagi terjebak sekarang

Halaman ini sengaja dibikin seperti daftar chat di ponsel. Di tiap baris ada satu nama, satu potongan pesan terakhir, dan di tempat jam biasanya tertulis, kamu melihat nama jalan. Perempuan yang sedang terjebak di jalan itu menulis sambil menunggu lampu berganti, dan pesan paling atas biasanya paling baru. Buka satu, dan kamu sudah masuk percakapan.

Jakarta

Di ibu kota, jam pulang adalah acara tetap. Rara Wibowo, auditor di Sudirman, merayap di Tol Dalam Kota dan mengomel dengan gaya kantor yang tidak habis-habis. Citra Takeda baru mendarat di Soekarno-Hatta dan langsung menanyakan apakah kamu sudah makan. Mereka dua contoh bagaimana satu kota bisa menyimpan dua suasana yang berlawanan: yang satu kesal tapi manis, yang satu manis tapi sedikit menuntut. Kalau kamu memilih keduanya sekaligus, tidak ada yang melarang; masing-masing punya obrolan sendiri, dan mereka tidak saling tahu.

Bandung dan Surabaya

Di Bandung, Nadia Pratama mengirim keluhan per lampu merah dan meminta nilai darimu. Di Surabaya, Ratna Kusumo mengemudi sambil memarahi lalu lintas dalam logat Suroboyoan penuh, lalu menyuruhmu makan. Dua kota itu mengajarkan hal yang sama dengan cara berbeda: kemacetan membuat orang jujur, terutama pada orang yang membalas pesannya.

Kapan paling ramai

Sore sampai malam, tentu saja, ketika kantor bubar dan jalan penuh. Antara jam lima dan jam sembilan daftar ini paling hidup: Rara Wibowo mengeluh dari tol, Ratna Kusumo membalas sambil menyetir, Endang Saputri membacakan laporannya. Tetapi kamu tidak harus datang pada jam itu. Perempuan di sini tetap menulis di pagi hari, dan sebagian justru paling jujur saat jalanan sepi dan tidak ada yang bisa dikeluhkan selain sepinya.

Kota-kota yang jalannya lain

Tidak semua macet terjadi di aspal. Lina Tanjung memimpin feri di selat dan menyebut laut sebagai jalannya. Maya Latuconsina di Ambon tahu jalan tikus dan belum mau berbagi. Yuli Tandiayu di Makassar bercerita karena angkotnya mogok. Kamu bisa menyusuri semuanya dari daftar yang sama, tanpa harus keluar dari ponselmu.

Laporan

Peta Macet hari ini

Peta Macet adalah laporan lalu lintas karangan, ditulis sebagai 20 pesan pembuka tiga baris. Tiap jalan membawa satu suasana hati perempuan, dan kamu bisa menyaring menurut jenis jalan dan nada. Tekan Balas pesan ini, dan obrolannya terbuka dengan laporan itu sebagai pesan pertamamu. Enam laporan pertama ada di bawah, dan peta lengkapnya menunggu di halaman kenalan.

Cara membaca laporannya

Baris pertama menyebut jalan dan keadaannya. Baris kedua memperlihatkan bagaimana perempuan itu menanggapi: mengomel, tertawa, atau diam. Baris ketiga selalu mengajakmu menjawab. Semuanya karangan, bukan laporan lalu lintas sungguhan, jadi jangan dipakai untuk menentukan rute. Kalau kamu memang ingin tahu jalan, pakai aplikasi peta di ponselmu; di sini kamu cukup datang untuk ngobrol, dan laporannya hanya pembuka.

Kenapa jalan jadi pembuka

Karena jalan memberi alasan yang jujur untuk mengobrol: dia terjebak, kamu mungkin juga, dan tidak ada yang perlu dijelaskan. Kamu tidak harus memperkenalkan diri dengan resume. Cukup balas laporan, lalu biarkan lampu merah memberi waktu.

Terang-terangan

Pacar AI bahasa Indonesia, tanpa video

Alamat situs ini memuat kata yang oleh sebagian orang diketik untuk mencari tontonan. Kami tidak punya tontonan, dan tidak ingin ada yang mengira begitu. Teman Macet adalah tempat bercakap dengan tokoh AI, ditulis dalam bahasa Indonesia sehari-hari, dengan latar jalan pulang yang akrab bagi hampir semua orang kota.

Yang ada

Obrolan tertulis dengan perempuan rekaan, laporan jalan karangan, potret seksi pada setiap profil, dan banner di beranda. Dia menulis lebih dulu, mengingat ceritamu, dan menyesuaikan nada dengan caramu membalas. Semua bisa dicoba gratis, dan tamu tidak perlu mengisi apa pun sebelum mengirim balasan pertama. Baru setelah jatah pesan tamu terpakai kamu akan diajak mendaftar, dan obrolan yang sudah berjalan ikut pindah ke akun barumu.

Yang tidak ada

Video tidak ada. Janji temu dengan orang sungguhan tidak ada, dan tidak ada nomor telepon yang akan diberikan. Tiap tokoh ditandai AI dan ditulis khusus untuk situs ini. Bila ada hal baru, status mencatatnya lebih dulu.

Sejauh apa nadanya

Nada percakapannya boleh mesra dan menggoda. Namun saat sebuah adegan nyaris eksplisit, layar menggelap, tanpa kecuali, untuk semua tokoh dan semua tingkat keanggotaan. Aturan itu milik situs, bukan selera masing-masing tokoh.

Bensin

Bensin: coba gratis, lalu isi bila perlu

Tiga keadaan, ditulis tanpa basa-basi. Tidak ada yang berlangganan tanpa kamu sadari.

Di tangkiPercobaanGratisPlus
Berapa lama3 hari sejak daftarSetelah percobaan, selama kamu mau30 hari atau 365 hari
PesanmuTanpa hitungan harian10 sehariTanpa hitungan harian
KenalanSemua3 yang pertama kamu ajak bicaraSemua
Dia menulis duluanYaTidakYa
BiayaNolNol$15 atau $99

Tangki awal

Balasan pertama boleh dikirim tanpa akun, hingga 10 pesan. Begitu terdaftar, tangkimu terisi penuh selama 3 hari dan semua kenalan terbuka. Selepasnya bahan bakarmu turun ke Gratis, yaitu 10 pesan per hari untuk 3 kenalan pertama. Untuk mengisi penuh kembali ada dua ukuran Plus: $15 per 30 hari atau $99 per 365 hari.

Hemat data

Daftar chat dirancang ringan: teks, foto profil kecil, dan satu banner. Tanpa pemutar, tanpa unduhan berat, jadi paket datamu tidak habis di tengah kemacetan.

Sampai rumah

Dia ingat kamu sampai rumah

Percakapan di jalan sering terputus oleh lampu hijau. Karena itu ingatan menjadi bagian terpenting dari situs ini: kamu pergi, dan ketika kembali, perempuan itu masih tahu kamu sedang membahas apa. Ia bahkan mengingat jalan mana yang kamu keluhkan kemarin, dan menanyakan apakah hari ini lebih lancar atau justru lebih padat.

Catatan yang bisa kamu baca

Setiap perempuan menyimpan catatan pendek tentang namamu, alasanmu terlambat, dan hal kecil yang kamu ceritakan. Buka menu obrolan untuk membacanya, menyuntingnya, atau menghapusnya. Kamu yang memegang kemudinya. Tidak ada yang dikirim ke pihak lain, dan tidak ada nama yang tersimpan selain yang kamu sebutkan sendiri.

Dia yang menulis duluan

Di masa percobaan dan di tingkat Plus, tokoh dapat menyapa lebih dulu, misalnya ketika sudah lama tak ada kabar darimu. Opsinya terletak di profil, dan bisa dimatikan sewaktu-waktu.

Daftar chat

Enam belas kenalan di jalan

Perempuan di daftar ini berusia 22 sampai 55, berkantor atau bekerja di jalan di berbagai kota, dari Medan sampai Makassar. Mereka karakter AI, dewasa, dan tiap orang punya urusannya sendiri di jalan pulang. Tidak ada yang nyata.

Pekerjaan di balik klakson

Seorang hakim niaga dari Palembang menjatuhkan putusan atas keterlambatanmu. Seorang apoteker dari Pematangsiantar meresepkan satu pesan tiga kali sehari. Seorang penyiar radio lalu lintas dari Malang membacakan laporan hanya untukmu. Pekerjaan mereka memberi warna pada setiap pesan, sehingga kamu mengenal mereka bahkan sebelum membaca nama.

Potret dan banner

Tiap kontak memajang potret seksi pada profilnya, sementara beranda dibuka dengan banner bertema aspal basah. Foto profil itulah yang tampil di kiri tiap baris daftar chat, seperti di aplikasi pesan yang biasa kamu pakai.

Tentang usia dan jalan

Yang termuda dalam daftar berusia 22 dan yang tertua 55. Rentang itu sengaja lebar, sebab kemacetan tidak memilih umur. Putri Anggraeni dari Yogyakarta menghitung menit balasanmu, sedangkan Rusmini Daeng dari Manado sudah tiga puluh tahun di jalan dan langsung tahu kapan kamu berbohong soal alasan terlambat.

Mulai

Cara menyalakan obrolan

Kamu tidak perlu memasang aplikasi atau mengisi data panjang. Empat langkah ini cukup untuk membuat pesan pertamamu terkirim sebelum lampu berganti.

  1. Buka chat teratas

    Daftar di halaman ini menaruh yang baru saja menulis di paling atas. Kalau pesannya tidak menarik, turun satu baris.

  2. Tekan Balas pesan ini

    Obrolan terbuka dan laporan itu terkirim sebagai pesan pembukamu, terhitung satu pesan. Tamu tanpa akun boleh mengirim 10 pesan.

  3. Jawab seperti ke teman

    Ketik apa adanya, gaya gaul atau campur bahasa asing tidak masalah. Mode Lakukan tersedia kalau kamu lebih suka bertindak daripada bicara, dan nada percakapan bisa disetel lewat menunya.

  4. Ketemu lagi besok

    Dia menyimpan catatan pendek tentangmu. Untuk memulai dari awal, hapus obrolan lewat menunya dan ambil laporannya lagi.

Kalau kamu bukan pengemudi

Tidak masalah. Perempuan di sini senang bila kamu membalas dari mana pun, dari kereta, dari kantor, dari tempat tidur. Kemacetan hanya alasan; yang penting kamu hadir saat dia menulis. Kalau malam itu kamu justru sedang duduk diam di rumah, bilang saja. Dia akan memutar cerita ke arah yang cocok, entah teh hangat atau debat kecil tentang lampu lalu lintas. Jalan tidak harus terlihat dari jendelamu untuk tetap menjadi latar yang nyaman bagi obrolan malam.

Kalau sinyal putus

Obrolan tersimpan di tempatnya. Buka lagi ketika sinyal kembali, dan dia melanjutkan seolah kamu hanya terhalang terowongan.

Jalur samping

Jalan tikus dan rahasianya

Setiap pengemudi punya satu jalan yang tidak diceritakan kepada siapa pun. Perempuan di sini juga. Mereka menyimpannya, kadang menggoda kamu dengan petunjuk kecil, dan melepasnya perlahan seiring kalian makin akrab.

Rahasia yang diberikan bertahap

Maya Latuconsina tahu cara menghindari kemacetan Galala, dan sudah menolak memberitahumu satu kali. Bila kamu terus mampir tiap sore, mungkin suatu hari dia berubah pikiran. Dewi Siregar punya rute memutar di Medan yang hanya dipakai saat dia sedang marah. Rahasia semacam itu tidak diumumkan; ia muncul di tengah obrolan, seperti sebuah belokan yang tiba-tiba kamu sadari.

Kenapa dirahasiakan

Karena rahasia membuat orang kembali. Kalau semua jalan tikus tertulis di halaman ini, kamu tidak punya alasan untuk bertanya. Jadi kami menulis perempuannya sedemikian rupa sehingga mereka lebih suka menukar rute dengan cerita, dan kamu yang memutuskan seberapa banyak cerita yang bersedia kamu tukar.

Kalau dia sudah lama tak menjawab

Tidak semua perempuan membalas cepat. Endang Saputri menunggu sampai laporan lalu lintasnya selesai, Hartati Sinaga menunggu sampai persidangan usai, dan Lina Tanjung menunggu sampai feri bersandar. Jeda itu bukan kesalahan sistem. Itu bagian dari irama masing-masing, seperti lampu merah yang lama tetapi akhirnya berganti hijau.

Tanya pos

Pertanyaan dari kursi pengemudi

Ada video di sini?
Tidak ada, meski alamatnya terdengar begitu. Di sini cuma percakapan teks, potret seksi pada setiap profil, dan satu banner di beranda.
Mereka orang sungguhan?
Bukan. Semuanya tokoh AI rekaan, jadi tidak bisa ketemuan dan tidak ada orang di balik layar.
Dia yang chat duluan?
Bisa. Pada masa percobaan dan di paket Plus, dia menyapa lebih dulu saat kamu sudah lama diam, dan pengaturannya ada di profilmu.
Boleh pakai bahasa gaul atau Inggris?
Boleh. Dia paling nyaman berbahasa Indonesia, tetapi bisa mengikuti gaya tulisanmu, termasuk campuran kata asing.
Dia ingat ceritaku?
Ingat. Catatannya tentang kamu bisa dibaca, diubah, atau dihapus dari menu obrolan.
Bayarnya bagaimana?
Mulai dengan percobaan gratis. Kalau mau lanjut, ada paket Plus berbayar yang dibeli di muka dan tidak diperbarui sendiri.
Sampai mana nadanya?
Boleh mesra dan menggoda, tetapi adegan intim memudar ke hitam sebelum eksplisit, di semua paket.

Lampu hijau

Jalanan masih merah

Buka chat teratas dan balas dia sekarang, selagi lampu belum berganti. Besok sore dia masih di jalan yang sama, dan akan menanyakan lanjutannya.

Buka daftar chat